Tentang Penglaris Yang Perlu Anda Ketahui

Posted on

Bagi orang yang merintis usaha termasuk bisnis kuliner selain memperhatikan produk yang dilempar ke pasaran kadang-kadang ada pula pengusaha yang menggunakan penglaris. Bagi Anda yang belum pernah mendengarnya, ini adalah ritual mistik yang melibatkan makhluk tak kasat mata yang jahat demi membuat warung atau restoran banyak disukai pembeli sehingga dagangannya menjadi laris. Di jaman modern ini tentu hal yang demikian sulit dipercaya tetapi masih ada praktek yang demikian ini dilakukan oleh para pengusaha.

penglaris, cara melihat orang memakai penglaris, hukum agama tentang penglaris

Ciri-ciri hidangan dengan penglaris

Jenis ilmu penglaris yang paling umum adalah menjalin kerjasama dengan jin yang disebut jin peludah walaupun masih banyak jenis ilmu pelarisan yang lain. Sebelum dihidangkan kepada pembeli jin secara kasat mata akan meludahi makanan tersebut dan khasiatnya adalah makanan apa pun akan terasa nikmat. Pada beberapa orang dengan aura atau energi positif yang besar, kecurangan ini akan sangat terasa sehingga yang bersangkutan merasa tak nyaman berada di warung tersebut. Nah, inilah cara melihat orang memakai penglaris.

  1. Panci yang berisi makanan tak boleh dilihat oleh orang lain selain penjual.
  2. Pada umumnya di dekat tempat nasi, peralatan masak, atau pada gagang centong sayur terdapat bungkusan kain putih.
  3. Pada umumnya makanan yang dibungkus untuk dimakan di rumah akan mempunyai citarasa berbeda dengan dimakan di tempat.
  4. Berdoa sebelum makan bisa menjadi penetral hidangan yang dikuatkan citarasanya dengan praktek yang demikian.

Meskipun beberapa restoran atau warung masih menerapkan ritual semacam itu tetapi tentu tak semua tempat makan yang ramai pengunjung artinya menggunakan ilmu pelarisan seperti itu. Masih banyak pula restoran dengan juru masak profesional yang mengandalkan kepandaian memasaknya untuk menarik konsumen.

Sementara untuk praktek ilmu hitam semacam itu tentu semua hukum agama tentang penglaris akan mengatakan bahwa hal tersebut dilarang dan tidak dibenarkan. Perbuatan ini berarti pelaku meragukan Tuhan sebagai Yang Maha Kaya dan Maha Pemberi Rezeki karena merasa khawatir usaha yang dirintis tak laku sehingga tak dapat menafkahi keluarganya. Mempercayai kekuatan lain sebagai pemberi rezeki selain Tuhan adalah salah satu praktek perbuatan syirik dan dalam agama Islam hal itu merupakan dosa yang besar. Seharusnya kita menyandarkan nasib kita hanya kepada Tuhan dengan berdoa dan berusaha sekuat tenaga agar bisnis kita lancar dan diberkati.

Bila setelah berdoa bisnis Anda tetap belum memberikan hasil menggembirakan hendaknya disadari bahwa doa itu dikabulkan melalui proses yang harus dijalani dengan sabar, tak putus asa, serta tak menyerah dalam menjalankan usaha. Cobalah melakukan evaluasi atas bisnis Anda mungkin produk atau pelayanannya belum maksimal, mungkin manajemennya belum dijalankan dengan tepat, dan lain sebagainya. Setelah itu lakukan perbaikan dan jangan putus berdoa. Penglaris yang diperbolehkan dalam usaha itu adalah doa kepada Tuhan YME.

(Visited 456 times, 1 visits today)